Tetap Sehat Saat Puasa di Tengah Pandemi

Tetap Sehat Saat Puasa di Tengah Pandemi


            Bulan Ramadhan telah datang kembali, bulan dimana umat muslim  yang merupakan mayoritas penduduk Indonesia melaksanakan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Ramadhan kali ini terasa berbeda dengan dua tahun sebelumnya,  karena satu tahun sebelumnya dan tahun ini, dunia masih diliputi dengan wabah pandemic covid 19. Berpuasa di tengah kondisi pandemi covid 19 barangkali bukanlah hal yang mudah. Di saat harus menjaga imunitas tubuh, tubuh harus mengurangi asupan seharian penuh, sehingga timbul kekhawatiran tubuh akan kekurangan nutrisi dan imunitas tubuh akan turun.

Namun ternyata, ada pendapat yang menyatakan bahwa puasa justru mampu meningkatkan imunitas tubuh. Dilansir dari pikiranrakyat.com, Pemerintah melalui Juru Bicara Penanganan Covid 19, Wiku Adi Sasmita meminta masyarakat tidak khawatir sistem imunitas tubuh akan menurun apabila tengah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 2021.Menurut Wiku Adi Sasmita, banyak studi menyebutkan bahwa puasa yang dilakukan setidaknya selama tiga haru teruji efektif membantu proses peremajaan system imun melalui produksi sel darah putih baru.

            Pendapat serupa juga disampaikan oleh ahli Gizi dari UGM, R Dwi Budiningsari, SP, M.Kes, Ph,D yang menyebutkan bahwa puasa bermanfaat pada sistem kekebalan tubuh atau imunitas. Menurutnya berpuasa yang benar dapat memperbaiki jaringan-jaringan sel yang rusak. Dengan meningkatnya produksi sel darah putih baru, terjadi regenerasi seluruh sistem kekebalan tubuh. Adanya regenerasi sistem  tubuh ini akan semakin memperkuat tubuh dalam menangkal berbagai infeksi bakteri maupun virus dan penyakit lainnya.

            Selain meningkatkan imunitas, manfaat puasa yang kedua adalah membantu detoksifikasi tubuh. Pada saat berpuasa, racun yang tersimpan dalam tubuh akan keluar, contohnya adalah zat-zat adiktif seperti bahan pengawet atau pewarna makanan. Yang ketiga, puasa dapat mengurangi massa lemak tubuh. Lemak yang berlebihan dalam tubuh dapat merusak sistem kekebalan tubuh manusia, karena lemak tinggi akan memicu produksi sel yang menyebabkan peradangan organ tumbuh sehingga memicu munculnya berbagai macam penyakit.

            Budiningsari menyebutkan melakukan puasa yang benar, artinya puasa yang dilakukan juga memperhatikan asupan gizi ketika tiba saatnya sahur dan berbuka puasa. Asupan nutrisi dapat menjadi sumber energi sebagai prioritas utama yang digunakan oleh tubuh. Asupan gizi juga menjadi fungsi regulasi yaitu mengatur agar tubuh sehat dan bugar, termasuk fungsi kekebalan tubuh dan yang ketiga adalah fungsi pertumbuhan ketika semua fungsi sudah terpenuhi.

Seperti apakah asupan gizi dan tips menjalani puasa yang benar ? Penulis merangkum bagaimana agar kita tetap sehat saat melakukan ibadah puasa dan justru akan memberikan efek yang sangat baik bagi imunitas tubuh kita  dari berbagai sumber yang ada.

Langkah – langkah tetap sehat dan meningkat imunitas tubuh saat puasa :

1.    Konsumsi makanan berupa karbohidrat kompleks, tinggi protein dan kaya akan serat, karena jenis makanan ini bergizi tinggi dan mampu memberikan ketahanan yang lama di perut kita sehingga perut tidak mudah terasa lapar.

Menu karbohidrat kompleks meliputi nasi merah, kentang, roti gandum, biji-bijian, kacang-kacangan, gandum, dan ubi. Sedangkan menu tinggi protein baik protein hewani maupun nabati seperti  ikan, telur, ayam, daging, tempe, dan tahu.  Makanan yang mengandung serat tinggi yaitu sayur-sayuran hijau (brokoli, bayam, kangkong,pare) dan buah-buahan (melon, nanas, alpukat, pisang, jeruk dan lain sebagainya). Hindari buah-buahan yang mengandung gas seperti Nangka dan durian.

2.    Perbanyak minum air putih.

Jumlah kebutuhan air putih sangat tergantung dari berat badan kita. Umumnya manusia memiliki kebutuhan minum 2 sampai 3 liter perhari.Minumlah pada saat sebelum sahur, diantara makan sahur, sesudah sahur dan pada saat akan imsak. Pada sore hari, minumlah ketika akan berbuka puasa, setelah makan, setelah melakukan ibadah shalat magrib, sesudah shalat tarawih dan sebelum tidur.Minum air putih banyak akan membantu mengurangi rasa haus dan mencegah kulit kering.

3.    Berbuka puasa batasi makanan yang manis, lebih baik makan kurma.

Makan makanan manis seperti kue-kue pembuka puasa tetapi jangan berlebihan. Batasi asupan gula dalam tubuh sebanyak 4 sendok makan perhari, karena gula berlebih dalam tubuh akan membuat tubuh kesulitan dalam memerangi penyakit.

4.    Hindari makan goreng-gorengan berlebihan.

Gorengan mengandung lemak jenuh yang dapat menyebabkan berbagai macam penyakit seperti kolesterol tinggi.

5.    Istirahat atau tidur yang cukup

Terkadang pada saat bulan puasa lebih banyak untuk tidur, ini justru tidak baik. Tidur yang cukup, bukan tidur berlebihan

6.    Tetap lakukan olah raga saat berpuasa.

Olah raga yang dianjurkan pada saat berpuasa adalah pada saat pagi hari dan sebelum berbuka puasa.

7.    Mengkonsumsi suplemen

Suplemen yang dapat meningkatkan sistem imun diantaranya vitamin C, D dan zinc. Gunakan suplemen dengan aturan yang benar atau berkonsultasi dulu ke dokter

8.    Hindari Stress

Stress dapat merusak imunitas tubuh dan memunculkan banyak penyakit.

9.    Tetap disipilin menjaga protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, mencuci tangan, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas.

Demikian langkah-langkah untuk tetap sehat ketika melaksanakan ibadah puasa Ramadhan ditengah-tengah pandemi covid 19. Semoga puasa yang dilakukan justru akan menambah imunitas dan memperbaiki sistem kerja tubuh kita. Selamat berpuasa ! (Early Febriana/Penyuluh Sosial Madya)

Referensi :

https://www.pikiran-rakyat.com/gaya-hidup/pr-011751496/berpuasa-di-tengah-pandemi-covid-19-baik-atau-buruk-untuk-imunitas?page=3

https://ugm.ac.id/id/berita/19334-puasa-mampu-tingkatkan-imunitas

 

 

 

 

 


Bagikan :