Penyuluhan Geriatri Sebagai Bahan Diseminasi Penanganan Permasalahan Lansia

Penyuluhan Geriatri Sebagai Bahan Diseminasi Penanganan Permasalahan Lansia


Penyuluh Sosial ASN maupun Penyuluh Sosial Masyarakat (PENSOSMAS) merupakan pilar pembangunan kesejahteraan sosial. Komunikatif, Informasitf, dan Edukatif menjadi slogan dan landasan utama seorang penyuluh dalam memberikan dan menyebarluaskan informasi kepada masyarakat guna terciptanya kesejahteraan sosial. Target sasaran penyuluhan yang beragam membutuhkan wawasan dan pengetahuan luas bagi seorang penyuluh agar pemberian informasi bisa dilakukan dengan tepat sasaran dan berguna bagi penerima informasi. Salah satu bahan penyuluhan yang menarik adalah mengenai penyuluhan kepada Lanjut Usia atau di singkat LANSIA. Lansia merupakan suatu kondisi yang tidak mungkin untuk dihindari oleh setiap manusia. Menjadi seorang lansia bukanlah sebuah musibah yang harus diratapi dengan putus asa dan acuh dengan kondisi yang dialami melainkan harus dihadapi dengan penuh tanggung jawab.

Sebagaimana dalam permensos nomor 08 tahun 2012 menyebutkan bahwa lanjut usia telantar adalah seseorang yang berusia 60 (enam puluh) tahun atau lebih, karena faktor-faktor tertentu tidak dapat memenuhi kebutuhan dasarnya. Dari pengertian ini maka bisa diambil sebuah kesimpulan singkat bahwa lansia dengan faktor tertentu berpotensi tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya. Tidak terpenuhinya kebutuhan dasar ini akan menjadi ketidakberfungsian sosial bila tidak mendapatkan perhatian dan penanganan. Agar ketidakberfungsian lansia ini tidak terjadi maka diperlukan peran keluarga sebagai orang terdekat untuk terus meperhatikan kondisi lansia. Untuk itu diseminasi informasi lebih mendalam mengenai cara ataupun hal yang bisa diupayakan agar lansia bisa terus produktif di perlu terus di gaungkan. Disinilah peran penyuluh sosial baik itu yang berstatus ASN maupun non ASN/ Penyuluh Sosial Masyarakat (PENSOSMAS) dalam memberikan informasi kepada para masyarakat maupun kelurga yang memiliki lansia.

Salah satu informasi penting untuk dipahami pihak keluarga yang memiliki lansia adalah mengenai “GERIATRI”. Secara sederhana Geriatri adalah cabang ilmu kedokteran yang berfokus pada penanganan, diagnosis, serta pencegahan penyakit dan gangguan kesehatan yang menyerang kalangan lansia. Dari pengertian ini bisa disimak jika Geriatri tidak hanya berfokus pada penanganan dan diagnosis penyakit yang umum dialami oleh lansia melainkan pula menekankan pada upaya pencegahan agar penyakit-penyakit yang umum terjadi pada lansia bisa diminimalisir.

Berikut ini beberapa gangguan kesehatan utama yang sering dialami para lansia:

Penyakit Jantung. Penyakit ini menjadi salah satu penyebab utama kematian pada lansia. Faktor penyebabnya adalah kondisi hipertensi dan kolesterol tinggi. Penyakit ini bisa dicegah sejak usia muda, yaitu dengan cara mengonsumsi makanan sehat bergizi berimbang, olahraga, mencegah stres, dan istirahat cukup. Cara tadi bisa diterapkan kepada pasien lansia dengan bantuan keluarga atau perawat.

  •   Radang Sendi. Sudah sangat umum bahwa pasien lansia tidak memiliki kondisi fisik yang prima lagi. Banyak di antara mereka yang mengalami radang sendi, sehingga aktivitasnya terganggu. Penting untuk berdiskusi ke dokter untuk mendapat perawatan dan penanganan yang tepat.

  •   Demensia. Selain gangguan yang membuat kondisi fisik lansia lemah, tidak jarang juga para lansia mengalami gangguan mental atau saraf, termasuk demensia. Penyakit ini dapat menyebabkan gangguan ingatan, berpikir, dan tingkah laku yang kemudian berpengaruh pada aktivitas sehari-hari.

            Diabetes. Semakin bertambah usia, mengendalikan kadar gula darah menjadi semakin penting. Dalam jangka panjang, efek diabetes yang mungkin saja   
         sudah muncul sejak usia muda akan mulai semakin terasa, seperti penyakit jantung, gagal ginjal, kesemutan kaki, hingga kebutaan.

Dikarenakan fokus dari Geriatri in tidak hanya pada upaya penanganan dan diagnosis maka Penyuluh Sosial bisa berperan dalam upaya pencegahan. Oleh karena itu meskipun cukup banyak berkaitan dengan dunia medis, pemahaman dasar mengenai Geriatri juga perlu dimiliki oleh seorang penyuluh sosial. Dengan memahami dasar informasi mengenai Geriatri ini, penyuluh sosial ASN maupun Penyuluh Sosial Masyarakat dapat berkontribusi dengan melakukan diseminasi mengenai Geriatri kepada masyarakat dan keluarga yang memiliki lansia. Informasi ini yang nantinya menjadi bekal bagi keluarga dalam memberikan pelayanan terbaik bagi lansia dengan harapan lansia tetap bisa produktif dan berkontribusi dalam kehidupan masyarakat dan keluarga.

Maghfiran Raiman, S.ST., M.M. / Fungsional Penyuluh Sosial Pertama / Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan

Sumber:
Permensos No. 08 Tahun 2012 Pedoman pendataan dan pengelolaan data Penyandang masalah kesejahteraan sosial dan Potensi dan sumber kesejahteraan sosial

https://www.halodoc.com/kesehatan/geriatri 


Bagikan :