Penyuluh Sosial Sebagai Garda Terdepan Bagi Korban Terdampak Banjir Bandang di Kab.Alor NTT

Penyuluh Sosial Sebagai Garda Terdepan Bagi Korban Terdampak Banjir Bandang di Kab.Alor NTT
ALOR (15/4/ 2021) -
Kementerian Sosial RI melalui Direktorat  Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang (Dit.RSTS dan KPO) melaksanakan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi korban terdampak Banjir Bandang di Wilayah Kabupaten Alor Provinsi NTT pasca bencana banjir bandang diwilayah tersebut. 

Kegiatan ini sesuai arahan Mentri Sosial RI Tri Rismaharini, dalam upaya penanganan terhadap korban bencana selain diberikan Bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar Asistensi Sosial juga diberikan  Layanan Dukungan Psikososial (LDP).


Direktorat Rehabilitasi Sosial dan Korban Perdagangan Orang menurunkan Tim LDP, Pekerja Sosial, Penyuluh Sosial dan Psikolog. 
Tim Pertama  bersama Balai Karya Watunas Pasar Rebo Jakarta pada tanggal 12 - 15 April 2021 di Posko pengungsi  Gereja Santo Yakobus Dusun Sidongkomang  Kec.Alor Timur Laut memberikan bantuan ATENSI 70 Paket. Sementara Tim Kedua dengan Balai Karya Pangudi Luhur Bekasi pada tanggal 13 - 16 April 2021 di Posko II Dusun III Desa Waisika Kecamatan  Alor Timur Laut  Kabupaten Alor, dengan jumlah korban terdampak 115 Jiwa terdiri dari Anak 60 Jiwa, ibu dan lansia 55  Jiwa memberikan bantuan 115 paket.

Kegiatan LDP ini meliputi Observasi dan Asesmen kebutuhan bagi korban, Terapi Rekreasional, psikoedukasi, psikospritual dan memberikan informasi tentang disiplin menjalankan protokol kesehatan, kebersihan lingkungan, dan Pelestarian Alam oleh Susanti Penyuluh Sosial dan Tim. Alor bermakna Alam Lestari Orangnya Ramah, dan berharap bebas perbudakan,  karena selama ini wanita yang menjadi tulang punggung keluarga, ungkapan Hati Mama Mariana warga Dusun III 

Bantuan ATENSI yang diberikan berbentuk Paket Kebutuhan Dasar yang terdiri dari kebutuhan pokok, alat  kesehatan (masker), alat kebersihan diri, peralatan dan perlengkapan sekolah serta makanan ringan. 

Forum Penyuluh Sosial dalam aksi kemanusiaan dan kesetiakawanan sosial berperan memberikan bantuan makanan ringan dan alat permainan serta memberikan penguatan melalui beragam permainan dan bimbingan sebagai terapi rekreasional dan terapi psikoedukasi serta psikospritual juga menginformasikan untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan senantiasa memakai masker bila ada diluar Rumah. Meskipun terkendala dengan kondisi yang jarak jauh ke Kota dan harga masker mahal. Untuk cuci tangan masih terkendala dengan belum adanya penampungan air dan Air bersih karena rusak  oleh bencana banjir.

Kami mengucapkan terimakasih kepada Kementerian Sosial Karena bantuan tersebut sangat kami harapkan dan bermanfaat. Adapun harapan lain dr Warga sangat memerlukan bantuan  berupa buku buku cerita Anak, bibit pohon dan tani serta pemeriksaan kesehatan,"ujar Sulaiman Ketua RT hal yang sama diungkapkan pula Susana Lili plt Kabid Rehsos Dinsos Kab.Alor.

Kegiatan LDP diposko II Dusun III Desa Waisika Kec. Alor Timur Laut  bersinergi dengan Dinas Social Kab. Alor yang melibatkan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Sakti Peksos Dan Relawan.  Dengan Kedatangan kami senyum merekah Di wajah mereka secercah harapan masih Ada untuk hidup yang lebih baik dan bahagia.








ditulis oleh : Forum Fungsional Penyusuluh Sosial Indonesia 

Bagikan :