Pensosmas Hadir Sebagai Pahlawan


 

Kata " Pahlawan " secara etimologi berasal dari bahasa Sansekerta "Phala"  yang bermakna hasil atau buah.  Dalam kamus  bahasa indonesia  pahlawan adalah sebutan bagi mereka yang menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yang gagah berani serta perjuangan tidak mengenal lelah.     Menjadi seorang  pahlawan tidak selalu harus formal atau memanggul senjata berperang melawan musuh.  Dengan menjadi seorang pribadi  yang berjuang untuk kebaikan  dan kejujuran yang dilandasai oleh  semangat dan keiklasan  rela untuk berkorban dalam membela kebenaran dan keadilan  itu sudah dapat disebut  pahlawan sejati , sebagaimana yang diungkapkan oleh Soekarno  " Pahlawan tidak hanya hadir dalam peperangan. Mereka adalah sosok yang selalu hadir membawa kebaikan bagi sekitarnya."

Negara membutuhkan kontribusi dari berbagai elemen   dari seluruh  lapisan  masyarakat dan pemerintah untuk kemajuan bangsa, sehingga di  Era  mengisi kemerdekaan  setiap warga negara bisa menjadi pahlawan di bidangnya masing-masing dan sesuai dengan potensi yang dimilikinya.     Sosok Pahlawan ditengah masyarakat  terlebih  di masa pademi covid 19 dimana permasalahan sosial  semakin kompleks ,  sangat dibutuhkan guna penanganan terhadap Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS)  yang berada di desa/kelurahan ,  sebagai mitra pemerintah  ( Kementerian sosial dan Dinas Sosial )  yang  menjadi corong  untuk menginformasikan  berbagai program kesejahteraan sosial , mereka adalah  Relawan Penyuluh Sosial Masyarakat ( Pensosmas).  

Jarak  yang jauh , teriknya  matahari  dan hujan yang deras  tidak menjadi halangan  bagi mereka untuk   membantu  dan mengulurkan tangan  membantu  masyarakat sekitarnya, walaupun tidak sedikit mendapat tanggapan atau kata kata yang tidak mengenakan  dari  lingkungan sekitar bahkan dari orang yang dibantunya.  Tanpa mendapat  gelar pahlawan di negeri ini ,  di wilayahnya Pensosmas     bersikap heroik menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan  masyarakat  di desa/kelurahan , dengan menjungjung nilai-nilai kebersamaan , persatuan, kejujuran dan memelihara kearifan lokal, guna menumbuhkan kembali  sikap nasionalisme yang mulai luntur dikalangan masyarakat.  

Pensosmas sebagai   Pahlawan zaman now   adalah  sosok  yang bisa mengisi kemerdekaan dengan kreasi dan inovasi  untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat, berdasar pada memiliki niat benar (feeling good), mau berbuat benar (acting good) dan mencintai kebenaran (loving good) , sehingga memberikan manfaat bagi dirinya dan orang lain di sekitarnya.  Makna Relawan Pensosmas  sebagai   pahlawan saat ini  adalah seseorang yang selalu siap berjuang ( bekerja dan berkarya )  serta  berkorban demi mencapai yang dicita-citakan yaitu kesejahteraan masyarakat, dimana mereka  bekerja  tanpa harus menunggu diperintah dan berbuat  tanpa untuk mendapat pujian orang lain, selain hasrat untuk berbuat baik.

Peranan yang dilakukan oleh Pensosmas  guna memperkokoh rasa nasionalisme untuk menjaga Indonesia khususnya Desa/kelurahan  dimana Pensosmas melaksanakan tugasnya   tetap merdeka dan jaya, sebagai berikut  : perlindungan sosial terhadap kelompok rentan, miskin dan PPKS lainnya; mendorong partisipasi masyarakat dalam kegiatan organisasi sosial lokal;  pengendalian terhadap konflik sosial atau kekerasan;  serta pemeliharaan kearifan lokal dalam mengelola sumber daya alam dan sumber daya sosial.   Beberapa contoh  kegiatan heroik yang dilaksanakan oleh Pensosmas Kabupaten  Sukabumi  dan kabupaten Purwakarta Provinsi Jawa Barat  antara lain sebagai berikut :

 1.  Layanan Komunikasi dan Informasi   ; menyampaikan informasi tentang Penerapan  Prokes  di era pandemi,  pelaksanaan Vaksin untuk pernyandang disabilitas, pencegahan   stunting dan Bantuan Sosial dari Pemerintah  untuk  KPM  terdampak ekonomi  karena  kondisi  Pandemi .

2.    Layanan Responsif ; berupa   layanan cepat tanggap untuk membantu masyarakat yang mengalami permasalahan sosial atau kendala-kendala terkait kesejahteraan sosial, misal layanan konseling, memfasilitasi aksesibilitas ke sistem sumber atau rujukan kepada pihak yang berkompeten untuk pemecahan masalahan/kebutuhan pemerlu pelayanan.

 3.  Layanan   Asistensi ; berupa  mengajak masyarakat / lembaga/ organisasi lokal    untuk berperan aktif  pada kegiatan penyelenggaraan kesejahteraan sosial.

 4.    Dukungan Sistem ;   berupa kegiatan  bekerjasama dengan  pendamping PKH , TKSK  dan PSM dalam mensukseskan program   Bantuan  Sosial PKH , BPNT  dan BST, serta  Program Kampung  KB  dan program  lainnya di lingkungan desa/kelurahan (Pemerintah, Swasta, dunia usaha, kelompok/organisasi sosial masyarakat)

Menjadi  seorang Penyuluh Sosial Masyarakat ( Pensosmas)  adalah  sama artinya  dengan menghargai jasa-jasa para pahlawan  terdahulu dan meneruskan perjuangan untuk menjadikan desa/kelurahan  dimana  anda tinggal  menjadi desa/kelurahan yang  berketahanan  sosial yang mampu mengatasi setiap permasalahan secara mandiri dengan memanfaatkan pranata sosial yang ada , sehingga secara keseluruhan  dapat mendukung mencapai   Indonesia  Tangguh  Indonesia Tumbuh .

 Oleh  :   Dra. Rismakaya,M.M


 

 

 


Bagikan :