PENGEMBANGAN MODEL PENYULUHAN SOSIAL PROGRAM KELUARGA HARAPAN MELALUI KEGIATAN PKH GUMBIRA (GRADUASI USAHA MANDIRI MENUJU BAHAGIA SEJAHTERA)

PENGEMBANGAN MODEL PENYULUHAN SOSIAL PROGRAM KELUARGA HARAPAN MELALUI KEGIATAN PKH GUMBIRA  (GRADUASI USAHA MANDIRI MENUJU BAHAGIA SEJAHTERA)

=================================================================

1. PERMASALAHAN

Untuk menangani masalah kemiskinan di Provinsi Jawa Barat telah dibentuk Tim Koordinasi Penanganan Kemiskinan Daerah ( TKPKD) sesuai INPRES No. 3 tahun 2010, semua Dinas/ instansi yang tergabung dalam TKPKD Provinsi Jawa Barat terus berkoordinasi antar OPD melaksanakan Program-program yang Pro rakyat dalam penanganan kemiskinan melalui bantuan-bantuan sosial, salah satunya adalah mendukung pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PKH) dari tingkat Provinsi sampai dengan Tingkat Daerah Kabupatren/kota bahkan Kelurahan/Desa.

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia No. 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan ditetapkan untuk mendukung pelaksanaan penyaluran program perlindungan sosial yang terencana, terarah, dan berkelanjutan yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan. Melalui PKH, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) didorong untuk memiliki akses dan memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, perawatan, dan pendampingan, termasuk akses terhadap berbagai program perlindungan sosial lainnya yang merupakan program komplementer secara berkelanjutan. Keberhasilan program PHK sangat tergantung pada komitmen dan kerjasama semua fihak disamping Keluarga Penerima manfaat (KPM) itu sendiri , juga fihak lain seperti Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota, Para Pendamping dan instansi terkait lainnya baik pemerintah maupun swasta.

Salah satu cara untuk meningkatkan pelaksanaan PKH adalah dengan memberikan penghargaan (reward) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) serta SDM PKH saat dapat mencapai tujuannya program . Memberikan reward ini menjadi salah satu cara yang digunakan untuk memotivasi agar dapat melakukan yang terbaik bagi pelaksanaan PKH . Tujuan adanya reward ini yaitu agar dapat terus

memacu para KPM dan SDM PKH meningkatkan taraf kesejahteraannya guna mempercepat proses graduasi kepesertaan PKH.

Guna mendorong percepatan graduasi mandiri KPM PKH dan pencapaian Target Graduasi 10 % di tahun 2021, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Sosial menyelenggarakan kegiatan PHK GUMBIRA ( Graduasi Usaha Mandiri Menuju Bahagia Sejahtera). Kegiatan ini merupakan satu bentuk pengembangan model penyuluhan sosial , dengan cara memberikan reward berupa penghargaan PKH JAWARA ( Jagoan Warga Raharja) yang diraih oleh masing- masing katagori KPM Graduasi Mandiri Sejahtera terbaik, Anak KPM berprestasi terbaik di bidang akademik atau Non akademik, Pendamping PKH berprestasi dan Pemerintah kabupaten/kota terbaik dalam mendukung pelaksanaan PKH . Dan Piala PARTA ADIKARYA (Pahlawan Berwibawa) merupakan pemberian penghargaan tertinggi untuk setiap katagori , berupa piala bagi JAWARA terbaik dari katagori KPM JAWARA Graduasi Mandiri Sejahtera , Anak KPM JAWARA Berprestasi Akademik / non Akademik , Pendamping JAWARA PKH dan Kabupaten/Kota JAWARA PKH, diberikan kepada .

2. PEMBAHASAN

a. Pengertian

Penerima bantuan PKH di Jawa Barat per Bulan Oktober 2020 sejumlah 1.744.832 KPM dan dari Jumlah tersebut terdapat 10.007 KPM ( 0,57 %) Graduasi mandiri sejahtera , sedangkan target graduasi yang ditetapkan Kementerian Sosial 10 % . Graduasi mandiri sejahtera adalah berhasilnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melepaskan diri dari bantuan sosial PKH , yang diiringi dengan kemampuannya KPM untuk meningkatkan kesejahteaan keluarganya. Seperti dengan berwirausaha, berdagang, membuat keterampilan maupun usaha lainnya yang menghasilkan.

Guna mendukung program graduasi PKH tahun 2021 pemerintah Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan Program Keluarga Harapan Graduasi Usaha Mandiri Menuju Bahagia Sejahtera atau disingkat dengan PKH GUMBIRA , dengan tujuan

1) Merubah mindset Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk tidak bergantung pada bantuan Sosial saja.

2) Menggali potensi KPM untuk mempersiapkan Graduasi mandiri

3)  Sinergitas dan kolaborasi berbagai fihak untuk akses jaringan usaha KPM Graduasi mandiri

4)  Memberikan apresiasi kepada KPM Graduasi mandiri

5)  Memberikan apresiasi kepada anak KPM berprestasi di bidang akademik atau Non akademik

b. Bentuk Kegiatan

  1. 1)  Penyiapan indikator dan pelaksanaan seleksi KPM Graduasi mandiri Sejahtera, Anak KPM berprestasi, Pendamping berprestasi dan Kabupaten terbaik dalam mendukung Program PKH .

  2. 2)  Pemberikan apresiasi kepada Sumber Daya Manusia Pelaksana Program PKH (Pendamping PKH) terbaik , Pemerintah Kabupaten/Kota yang memberikan dukungan terbaik pada pelaksanaan Program PKH dan KPM Graduasi Mandiri Sejahtera.

    3)  akademik guna mendukung program Wajib Belajar .

  1. 4)  Pembekalan kewirausahaan bagi KPM terbaik dari setiap kabupaten/kota untuk melakukan usaha mandiri .

  2. 5)  Pemberian insentif/hadiah kepada KPM Graduasi Mandiri Sejahtera untuk mendukung modal usahanya. Pemberikan apresiasi kepada Anak KPM berprestasi di bidang akademik dan Non akademik

c. Tahapan Kegiatan PKH Gumbira
Tema yang diusung pada kegiatan PKH Gumbira adalah “ Gumbira

menuju Tahun Graduasi 2021 . Tema mengandung makna bahwa keberhasilan program PKH tidak terlepas dari peran dan dukungan banyak fihak dimulai dari KPM, para SDM PKH, CSR/ tokoh masyarakat , terutama peran para Bupati/Walikota yang berpihak kepada hak-hak dan pemenuhan kebutuhan keluarga atau masyarakat tidak mampu, atau rentan terhadap risiko sosial, dengan demikian diharapkan setiap tahun angka kemiskinan di Jawa Barat akan semakin berkurang.

Adapun kegiatan PKH GUMBIRA dilaksanakan melalui tahapan sebagai berikut :

A. RAPAT PERSIAPAN PKH GUMBIRA

Kegiatan Rapat persiapan dilaksanakan 2 (dua) Kegiatan
1) Rapat Pembahasan Indikator Penilaian terbaik KPM PKH, Pendamping PKH

dan Kabupaten Kota terbaik dalam mendukung Program PKH.

2) Rapat Evaluasi Hasil Verifikasi penilaian ke kabupaten/Kota.

B. KOORDINASI DAN VERIVALI

Tujuan :
- Mensosialisasikan dan konfirmasi tentang indikator penilaian masing-

masing katagori ( KPM Graduasi Mandiri , Anak KPM berprestasi, Pendamping berprestasi dan Kabupaten /kota terbaik dalam mendukung pelaksanaan Program PKH.

- Melakukan verifikasi hasil seleksi dinas Sosial Kabupaten/Kota tentang KPM dan Pendamping PKH terbaik.

- Melakukan seleksi Kabupaten/Kota yang terbaik dalam mendukung Program PKH.

Indikator Penilaian :
a. Indikator penilaian Pemerintah Kabupaten kota terbaik dalam

mendukung Program Keluarga Harapan (PKH)

  1. 1)  Persentasi jumlah KPM yang graduasi mandiri rentang 2019 sampai dengan 2020;

  2. 2)  Banyaknya/jumlah jejaring yang sudah dikembangkan untuk mendukung Program Keluarga Harapan (PKH);

  3. 3)  Prosentase alokasi dana APBD dibandingkan jumlah dana PKH yang diterima , untuk mendukung kegiatan PKH;

  4. 4)  Jumlah inovasi dan kolaborasi yang dilaksanakan oleh Pemerinytah Daerah dalam mendukung PKH;

b. Indikator Penilaian Pendamping PKH Berprestasi 1) Indikator kinerja ;

Tingkat kinerja pendamping dinilai dari

  1. a)  Jumlah Prosentase graduasi mandiri yang dilaksanakan dari 2019

    sampai dengan tahun 2020;

  2. b)  Jumlah krativitas yang dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan

    KPM;

  3. c)  Kegiatan advokasi dilaksanakan berkaitan dengan peningkatan

    pelayanan pada KPM;

  4. d)  Ketepatan dalam pelaksanaan pemutakhiran data penerima bantuan

  5. e)  Kerapihan /ketertiban dalam pengadministrasian kegiatan;

    f) Keaktifan dan ketepatan penyampaian laporan kegiatan pendampingan;

2) Indikator Perilaku dan Kompetensi ; terdiri atas kegiatan koordinasi yang dilakukan dengan instansi pemerintahan setempat; jumlah kemitraan; bagaimana dia bermitra dengan teman sejawat; disiplin kerja.

c. Indikator Keluarga Penerima Manfaat ( KPM) Graduasi Mandiri Sejahtera terbaik :
1) Rentang waktu terpendek KPM menerima bantuan PKH;
2) Sumber modal awal ( modal swadaya adalah nilai yang tertinggi) ;

3) Dampak positif kegiatan produktif yang dilaksanakan pada lingkungan; 4) Memiliki rancangan target pengembangan usaha;
5) Kegigihan dalam mengembangkan keterampilan;

d. Indikator Anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berprestasi di Bidang Non Akademik :
1) Jumlah kejuaraan non Akademik yang diraih anak KPM di Tingkat

Kabupaten ( volume x 1 point );
2 Jumlah kejuaraan non Akademik yang diraih anak KPM ditingkat

Provinsi ( volume x 2 point );
3) Jumlah kejuaraan non Akademik yang diraih anak KPM ditingkat

Nasional ( volume x 3 point );
4) Jumlah kejuaraan non Akademik yang diraih anak KPM ditingkat

nasional ( volume x 4 point );
e.
Indikator Anak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berprestasi di

Bidang Akademik :

1) Jumlah kejuaraan Akademik yang diraih anak KPM di Tingkat Kabupaten ( volume x 1 point );

2) Jumlah kejuaraan Akademik yang diraih anak KPM ditingkat Provinsi ( volume x 2 point );

3) Jumlah kejuaraan Akademik yang diraih anak KPM ditingkat Nasional ( volume x 3 point );

4) Jumlah kejuaraan Akademik yang diraih anak KPM ditingkat nasional ( volume x 4 point );

C. KONSOLIDASI

Kegiatan Konsolidasi PKH Gumbira adalah diawali dengan Presentasi masing- masing finalis perwakilan setiap Kabupaten/kota ( KPM, Pendamping dan Kab/Kota) untuk menunjukkan prestasinya. Dalam kegiatan ini dilakukan penilaian khusus untuk menentukan JAWARA dan juara Penerima Piala PATRA ADIKARA ( Pahlawan Berwibawa) :

Tujuan

-

-

-

Untuk mempersatukan pemahaman yang sama diantara para pemangku dan pelaksana Program PKH sehingga tercipta tujuan yang sama dalam penetapan KPM Graduasi Mandiri sejahtera terbaik , anak KPM terbaik dalam Prestasi akademik, anak KPM terbaik dalam Prestasi Non.

Penguatan kepada pemangku dan pelaksana Program PKH sehingga tercipta sinergitas dalam pelaksanaa kegiatan Gebyar PHK Gumbira
Untuk mempersatukan pemahaman yang sama diantara para pemangku dan pelaksana Program PKH di Provinsi Jawa tentang indikator penilaian Pendamping Berprestasi dan Kabupaten Terbaik dalam mendukung pelaksanaan Program Keluarga Harapan (PHK).

D. PAMERAN GUMBIRA

Pameran Gumbira merupakan media promosi dengan menyajikan karya KPM PKH berupa produk tertentu untuk dapat diketahui dan mendapat apresiasi dari instansi terkait dan masyarakat secara luas serta visual kegiatan Pemda kabupaten/kota dalam mendukung Program PKH.

E. PEMBUATAN FILM DOKUMEN PROGRAM KELUARGA HARAPAN

Film dokumenter Program Keluarga harapan (PKH) berupa representasi kisah keluarga miskin yang membutuhkan bantuan untuk keluar dari permasalahan pemenuhan kebutuhan dasarnya melalui Program PKH . Jenis film ini umumnya berkaitan dengan tujuan , sasaran Program dan Pelaksanaan Program PKH di masyarakat Provinsi Jawa Barat .

Tujuan :
Penyebaran informasi tentang pelaksanaan PKH baik kepada sasaran penerima bantuan maupun Stakeholder terkait dan masyarakat pada umumnya guna dapat mendukung kesuksesan pelaksanaan Program PKH.

F. ACARA PUNCAK GEBYAR PKH GUMBIRA

Peserta
Perayaaan (Acara Puncak) Gebyar PKH Gumbira melibatkan semua Pejabat dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kementerian Sosial RI, OPD Provinsi Jawa Barat yang terkait Program PKH , Dinas Sosial Kabupaten/Kota se Jawa Barat, Dinas Sosial Provinsi luar daerah , Korwil/ Korcab dan APD , Pendamping berprestasi dan KPM terbaik dari setiap kabupaten/kota.

Kegiatan
Kegiatan acara Puncak Gebyar PKH Gumbira sebagai berikut :
a. Pembukaan
b. Atraksi kesenian dan kemampuan oleh anak dan KPM PKH , berupa Seni 
Tari dan Paduan Suara)

3. PENUTUP
Pelaksanaan kegiatan PKH Gumbira (Graduasi Usaha Mandiri Menuju Bahagia

Sejahtera ) sebagai media penyuluhan sosial untuk percepatan proses graduasi mandiri sejahtera dari kepesertaan KMP PKH ini dilandasi oleh pemikiran bahwa ; penerapan reward berupa pemberian penghargaan baik materi maupun non materi akan mendorong penerima manfaat dan SDM PKH termotivasi untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas terhadap tugas-tugasnya dalam melaksanakan program PKH , dengan demikian target graduasi mandiri sejahtera akan lebih cepat tercapai.

Dengan adanya PKH Gumbira (Graduasi Usaha Mandiri Menuju Bahagia Sejahtera) diharafkan dapat merubah mindset KPM PKH, SDM PKH , Stakeholder terkait dan masyarakat pada umumnya tentang tujuan fungsional dari Program Keluarga Harapan sesuai yang telah ditetapkan pemerintah pusat yaitu untuk mengurangi beban pengeluaran dan meningkatkan pendapatan keluarga miskin dan rentan, oleh karena itu PKH diarahkan untuk menjadi episentrum dan center of excellence penanggulangan kemiskinan yang mensinergikan berbagai program perlindungan dan pemberdayaan sosial.

Oleh : Dra. Rismakaya, MM
Penyuluh Sosial Ahli Madya - Dinas Sosial Prov. Jawa Barat

Penyusun

DAFTAR PUSTAKA

DR. Hadiono Afdjani,MM,M.Si ( 2019) “ Komunikasi Proses & Strategi “

Nugroho, Bambang. 2006. Reward dan Punishment. Bulletin Cipta Karya, Departemen Pekerjaan Umum Edisi no 6/IV/ Juni 2006

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2017 tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai

Peraturan Menteri Sosial RI nomor 1 Tahun 2018 tentang Program Keluarga Harapan

Republik Indonesia (2014) , Peraturan Menteri Sosial Nomor 10 Tahun 2014 Tentang

Penyuluhan Sosial. 


Bagikan :