Pembagian Masker dan Edukasi Oleh Penyuluh Sosial Kepada Anak Asuh di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) “Harapan” Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kota Bengkulu

Pembagian Masker dan Edukasi Oleh Penyuluh Sosial Kepada Anak Asuh di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) “Harapan”  Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Kota Bengkulu

Dinas Sosial Provinsi Bengkulu ikut terpanggil untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan penyebaran dan pemberantasan virus Corona atau Covid-19 di Kota Bengkulu. Seperti diketahui, bahwa Kota Bengkulu sempat menjadi satu-satunya Provinsi yang masih berada di Zona Hijau (green zone) di antara semua Provinsi yang ada di Pulau Sumatera. Namun pada Selasa pagi tangal 31 Maret 2020, Dr. drh.         H. Rohidin Mersyah, M.MA selaku Gubernur Provinsi Bengkulu melalukan conference pers secara langsung dan mengumumkan bahwa per hari itu Provinsi Bengkulu beralih menjadi Zona Merah (red zone) dikarenakan adanya satu PDP yang berasal dari Kabupaten Lampung Selatan yang sedang melakukan Khuruj (metode dakwah yang dilakukan secara berpindah-pindah tempat yang dilakukan oleh jamaah tabligh) di Kota Bengkulu dinyatakan positif Covid-19 dan meninggal dunia pada pagi hari itu juga.

Di tengah makin bertambahnya jumlah kasus yang positif Covid-19 di Kota Bengkulu, Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu DR. H. Iskandar ZO, SH, M.Si mengajak kepedulian para ASN yang ada di lingkungan Dinas Sosial Provinsi Bengkulu untuk berpartisipasi dalam memberikan edukasi kepada para anak asuh yang ada di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) “Harapan” Kota Bengkulu tentang bahayanya jika terjangkit virus Corona atau Covid-19 ini. Salah satu langkah konkret yang dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi Bengkulu, yaitu dengan membagikan masker secara gratis kepada anak asuh yang ada di panti tersebut.

Seperti yang diketahui, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bengkulu Nomor: 167 Tahun 2001 Panti Sosial Bina Remaja “Harapan” Bengkulu, menjadi UPTD di lingkungan Dinas Kesejahteraan Sosial Provinsi Bengkulu. Maka sudah selayaknya para anak asuh yang berada di panti tersebut mendapatkan perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi melalui Dinas Sosial Provinsi Bengkulu. Pembagian masker ini dilakukan pada Kamis Siang, tanggal 09 April 2020 dan diterima langsung oleh Dewi Lestari, S.Pd selaku Kasubbag Tata Usaha PSBR “Harapan” Kota Bengkulu. 

Masker yang dibagikan ini sesuai dengan jumlah anak asuh yang ada di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR) “Harapan”, yaitu sejumlah 13 orang. Dimana ke-13 anak asuh ini memiliki status dari keluarga miskin terlantar, anak yatim, anak piatu, anak piatu terlantar dan anak yatim piatu. Sejumlah anak asuh yang ada di panti tersebut, saat ini sedang mengenyam pendidikan di bangku Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Setelah melakukan pemberian masker secara gratis kepada para anak asuh, mereka juga diberikan edukasi oleh penyuluh sosial yang ada di Dinas Sosial Provinsi Bengkulu tentang bagaimana cara menghadapi situasi di saat mewabahnya pandemi Covid-19 ini.

Penyuluh sosial mengedukasi para anak asuh yang ada di PSBR “Harapan” Kota Bengkulu, bahwa langkah terbaik dalam mencegah Covid-19 ini adalah dengan tetap berada di rumah (stay at home), dalam hal ini tetap berada di lingkungan panti dan tidak bermain keluar. Jika terpaksa harus keluar karena urusan yang sifatnya mendesak, diupayakan untuk mengenakan masker. Selain berguna untuk melindungi diri, masker juga bisa menjaga agar tidak menularkan virus kepada orang lain. Karena kita belum bisa memastikan kalau kita tidak terpapar virus Covid-19 atau mungkin malah justru kita menjadi seorang “virus carrier”.

Vaksin yang dipercaya bisa menyembuhkan Covid-19 masih belum ditemukan hingga saat in. Tetapi kita bisa melakukan pencegahan agar mata rantai penyebaran virus ini terhenti. Salah satunya adalah dengan memakai masker, disamping perlu menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun. Wabah Covid-19 kemungkinan akan menghabiskan waktu yang lebih lama. Berdasarkan prediksi, saat ini kondisi belum mencapai titik puncaknya.

Oleh karena itu, semua pihak dari berbagai elemen di masyarakat untuk dapat bersama-sama menaruh kepedulian terhadap sesama. Khususnya pada saat merebaknya wabah seperti saat ini dengan cara apapun, salah satunya dengan memberika masker secara gratis kepada masyarakat yang kurang mampu atau yang benar-benar membutuhkan. Bersama Pemerintah, kita harus saling bahu-membahu untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat di tengah merebaknya wabah Covid-19 ini. Kita perlu bersabar dan berupaya maksimal dan tentu saja berdoa kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir, aamiin.

 

Oleh : Hanni Susanty, S.Pd

Penyuluh Sosial Pertama Dinas Sosial Provinsi Bengkulu


Bagikan :