Mewaspadai Ancaman Narkoba Saat Pandemi Covid-19

Mewaspadai Ancaman Narkoba Saat Pandemi Covid-19


Pandemi Covid-19 sudah melanda negeri kita selama dua tahun terakhir, banyak sekali dampak buruk yang dialami masyarakat akibat serangan virus yang berasal dari Wuhan China tersebut, mulai dri dampak ekonomi, sosial budaya hingga dampak moral yang dialamai sebagian bangsa kita. Ini semua menjadi bencana yang sangat meperihatinkan.

OkeNews melaporkan bahwa Selama masa pandemi Covid-19 saat aktivitas masyarakat dibatasi, terjadi peningkatan pengguna narkoba. Badan Narkoika Nasional (BNN) mencatat wilayah paling banyak pengguna narkoba adalah Jawa Barat dengan sasaran anak muda.

Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum dan Keamanan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Bambang Gunawan menilai kelompok remaja paling rentan menjadi penyalahguna narkoba. Pengaruh narkoba pada generasi muda tentu akan merusak generasi bangsa.

Salah satu ancaman yang dirasakan masyarakat kita saat pandemi adalah meningkatnya peredaran Narkoba, Tirto.id menyebutkan bahwa pengguna Narkoba justru meningkat saat pandemi, hal itu dikarenakan banyak anak bangsa yang menjadikan narkoba sebagai pelarian disaat mereka cemas, dipresi dan stres di tengah wabah virus corona. Inilah ironi bangsa kita, mau lari dari masalah jutru masuk kepada masalah yang lebih besar.

Harus diingat dan dipahami betul bahwa narkoba bukanlah jalan keluar dari masalah, justru membuat terpuruk dan kehilangan segalanya. Jika anda bermaksud menyelesaikan stres yang diakibatkan oleh pandemi dengan mengkonsumsi narkoba, maka anda sudah melakukan keasalah besar yang justru anda akan semakin terpuruk jauh lebih mengenaskan dibanding stres tersebut. Lalu, bagaimana cara melawan narkoba saat pandemi?. Berikut adalah beberapa cara yang harus dilakukan agar kita terhindar dari seraangan narkoba di saat situasi sedang tidak nyaman ini.

Pertama: Fokus hal positif, ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa focus pada tindakan bagus dan positif, semisal belajar secara daring atau online, olahraga rutin di rumah, membaca buku dan beberapa kegiatan prduktif lainnya. Jika kita bisa fokus pada kegiatan produktif, maka sulit ada celah masuknya narkoba ke dalam kehidupan kita.

Kedua: Berani menolak hal buruk, ada kalanya narkoba masuk melalui teman, kita diajak untuk mencoba, maka jangan segan-segan untuk tegas menolak. Kita harus berani melawan setiap ajakn teman yang megarah pada tindakan penyalahgunaan narkoba, atau pun sesuatu yang mengarah pada narkoba. Karena jika kita tidak berani maka sudah pasti kita akan terus diajak bahkan dipaksa untuk mengikuti keinginan mereka. Kuncinya berani tolak dan tegas mengatakan tidak.

Ketiga: Pererat komunikasi keluarga, saat pandemi pastikan kita tetap aktif berkomunikasi dengan keluarga, gunakan media yang ada agar kita tetap bisa berkabar meski pun sedang berjarak, ini penting untuk memastikan kondisi kita sedang aman aman saja, karena saat kita buntu dan mengurung diri saat tulah pikiran liar kadang muncul dan tak menutup kemungkinan pikiraan ke arah penggunan narkoba itu hadir (mencoba). Maka jadikan keluarga sebaga kontrol untuk kita selamat dari ancaman narkoba.

Keempat: sadar akan dampak, selalu ingat bahwa banyak sekali dampak buruk yang akan dialami oleh pengguna narkoba, baik dampak kesehatan, psikis dan lainnya, bahkan bisa saja berujung kematian. Maka, pastikan kita selalu menyadari akan segala dampak buruk tersebut. Seperti apa pun kondisi psikologis kita akibat pandemi ini, jangan pernah melunturkan ingatakn kita akan bahaya narkoba, jangan berikan ruang narkoba masuk ke dalam hidup kita.

Kelima: Tanamkan nilai agama, ini cara paling efektif untuk membendung perilaku buruk pada diri kita termasuk penyalagunaan narkoba, karena jika kita sudah konsisten terhadap ajaran agama, maka tak akan pernah ada niat secuilpun untuk melakukan tindakan tercela, lebih-lebih mengkonsumsi narkoba. Pengetahuan agama ini akan menjadi kunci keberhasilan kita menjadi manusia yang baik, termasuk dalam situasi pandemi saat ini.

Beberapa cara melawan narkoba saat pandemi di atas perlu kita sosialisasikan kepada segenap anak bangsa agar mereka selamat dari jajahan narkoba, karena sebagian besar sasaran dari peredaran narkoba adalah para generasi bangsa yang masih berada di usia produktif, meski ada pula yang sudah melewati masa itu. Kita brharap pandemi tak menjadi beban sosial yang berlebihan bagi setiap anak bangsa sehingga mereka menjadi stress, dipresi dan sebagainya, yang kemudian menjadikan mereka terjerumus ke lubang hiam narkoba dengan alasan menyebuhkan stress tersebut, padahal itulah bencana yang sesungguhnya.

Di sini akhirnya kita dapat menyadari bahwa penyuluhan dan informasi di masyarakat mengenai bahaya peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba serta Covid-19 sampai saat ini belumlah maksimal. Untuk itu penyuluhan dan tindakan edukatif harus direncanakan, diadakan dan dilaksanakan secara efektif dan intensif kepada masyarakat yang disampaikan dengan sarana atau media yang tepat dan sesuai untuk masyarakat disamping upaya kita dalam pencegahan penyebaran Covid-19. (Efrar Khalid Hanas, S.Psi)

Salah satu kunci untuk menciptakan lingkungan bersih dari narkoba adalah kometmen diri untuk terus mengatkan tidak pada narkoba itu sendiri, kemudian membangun konsolidasi kekuatan serta regulasi anti narkoba, serta deteksi dini yang dilakukan secara terus menerus. Langkah ini menjadi solusi dalam menekan peredaran narkoba di masa pandemi Covid-19.  Selain itu perlu langlah-langlah promotif sebagai modal pencegahan akan peredaran narkoba. Seperti yang disampikan oleh  Prof. Dr. dr. Soewadi, MPH., Sp.KJ(K) (Ketua Pusat Studi Napza UII), upaya promotif dengan mengadakan program penyuluhan perlu semakin digalakkan. Contohnya memberikan informasi yang benar tentang penyalahgunaan ganja. Tujuan penyuluhan untuk meningkatkan kesadaran pentingnya penanggulangan, membantu upaya penanggulangan penyalahgunaan ganja, dan meningkatkan penggunaan sarana pelayanan medis yang telah tersedia.

Mari tetap sehat disaat pandemi, sehat lahir dan batin. Dan yang paling penting bebas dari narkoba. Indonesia pasti bisa bangkit dari musibah ini, kuncinya adalah kesabaran dan keasdaran kita semua untuk patuh terhadap protokol kesehatan dan semua anjuran pemerintah. Dengan begitu kita bisa mengontrol diri dan sama sekali tidak tepengaruh degan narkoba. Mari lawan dan perangi narkoba saat pandemi Covid-19.

 

Oleh: Ahmad Wiyono*

Penulis adalah Pendamping Sosial PKH Kabupaten Pamekasan Madura

 


Bagikan :