Jaga Mental Tetap Sehat Di Tengah Pandemi Corona

Jaga Mental Tetap Sehat Di Tengah Pandemi Corona

Pada hari rabu, 11 Maret 2011, WHO (World Health Organization), organisasi kesehatan dunia telah menetapkan virus corona sebagai pandemi global. Virus corona tersebar luas ke lebih dari 185 negara di dunia. Di Indonesia sendiri korban yang telah tertular virus corona sudah mencapai  893 orang (per 26 Maret 2020), dan sudah hampir di seluruh provinsi, ada orang dengan positif Covid-19 tersebut. Hal ini membuat masyarakat semakin hari semakin waspada dengan penyebaran virus korona ini. Masyarakat luas mencari berbagai informasi di media seperti televisi, koran, radio,  media sosial (instagram, telegram, whats appfacebooktwitter) dan media lainnya. Masyarakat semakin meningkat keingintahuannya tentang berbagai informasi mengenai korona seiring dengan meningkatnya jumlah penderita virus ini dan meluasnya daerah jangkauan lokasi yang terpapar.

            Himbauan untuk tetap di rumah (social distancing dan physical distancing) bagi masyarakat membuat masyarakat memiliki keingintahuan yang tinggi terhadap informasi yang terjadi di luar rumah, terutama yang berkaitan dengan virus corona. Paparan informasi tentang corona yang terus menerus, dapat menimbulkan dampak psikis pada seseorang, salah satunya adalah stress.Efek fisik maupun psikologis yang bisa muncul meliputi rasa takut dan khawatir berlebihan terhadap kesehatan diri sendiri maupun orang-orang tercinta, perubahan pola tidur dan pola makan, serta memburuknya masalah kesehatan yang sudah ada.

            Bagaimana cara mengendalikan rasa cemas, panik yang mengakibatkan stress di tengah – tengah pandemi korona ini. WHO merangkum beberapa penjelasan tentang bagaimana mengendalikan stress ini, ditambah dengan beberapa sumber lainnya,yaitu :

1.     Bicara dengan orang yang dapat dipercaya, tetap tersambung dengan orang-orang tercinta di sekitar anda. Jika mereka berada jauh dari anda, usahakan menelepon atau melakukan video call  pada orang-orang yang anda sayangi

2.     Jika anda harus tetap tinggal di rumah, jaga gaya hidup sehat termasuk pola makan, tidur, olahraga yang baik dan hubungan sosial dengan orang-orang terkasih di rumah 

Cuci tangan lebih sering, setidaknya 20 detik dengan air bersih yang mengalir dan sabun. Lakukan ini sebelum maupun sesudah makan atau menyiapkan makanan, serta sesudah bepergian, bersin, batuk, atau ke toilet.

3.     Jangan merokok, jangan minum alkohol  atau menggunakan obat-obatan lain untuk mengatasi perasaan anda. Jika sudah merasa tidak sanggup, hubungilah tenaga kesehatan atau konselor. Buatlah rencana petugas mana yang dituju, dan bagimana caranya mencari pertolongan  kesehatan fisik dan jiwa jika diperlukan.

4.     Dapatkan fakta yang tepat. Cari informasi yang akan membantu anda menentukan secara akurat resiko yang dihadapi sehingga anda dapat melakukan pencegahan yang sesuai. Meski beragam informasi tersebut disebar oleh keluarga atau teman, kita sebaiknya lebih hati-hati karena tak menutup kemungkinan bahwa berita itu hoaks.Cari sumber yang dapat dipercaya seperti situs web WHO, situs web resmi covid19, Kementerian Kesehatan atau Dinas Kesehatan setempat.

5.     Keluarga dan anda dapat mengurangi rasa takut dan resah dengan cara mengurangi menonton atau mendengarkan laporan media yang tidak menyenangkan bagi anda.Kurangi menonton, membaca atau mendengarkan berita yang membuat anda gelisah dan cemas. Usahakan mencari berita hanya 1-2 kali  dalam satu hari  dan pada waktu yang spesifik. Pemberitaan yang mendadak dan hampir terus menerus mengenai wabah akan membuat siapa saja cemas.

6.     Gunakan cara-cara yang telah membantu anda menangani kesulitan kesulitan hidup sebelumnya  dan gunakan cara-cara tersebut untuk membantu mengelola emosi anda dalam situasi sulit  menghadapi kejadian wabah saat ini. Kita dapat bercerita dan berbagi canda, sehingga perasaan akan lebih tenteram.Lakukan kegiatan-kegiatan yang positif untuk mengalihkan diri dari paparan berita di rumah dengan keluarga, seperti berolahraga, bermain musik, mengaji, berkaraoke, memasak,membuat kue, merakit sesuatu, dan lain sebagainya.

7.     Berpikir positif

Menghadapi wabah dengan pikiran negatif tidak akan membantu dan tidak akan membuat pikiran tenang. Pelihara pikiran positif dan optimis dengan memikirkan hal-hal yang baik dan menyenangkan dalam hidup anda.

8.     Puasa dari media 

Cobalah untuk tidak menonton televisi atau media sosial untuk sementara, kurangi akses nya dan lakukan hal lain seperti membaca buku.

9.     Berdoa

Selama tinggal di rumah, anda juga dapat memperbanyak doa untuk ketenangan diri

10.  Hindari merasa kelelahan

Pandemi ini diperkirakan akan berlanjut dalam beberapa waktu ke depan, maka penting sekali untuk memiliki waktu istirahat. Anxiety Inggris menyarankan beberapa langkah berikut untuk mengatasi kecemasan:

·  Menerima: Sadari dan terima segala ketidakpastian yang terlintas di pikiran

· Berhenti sejenak: Jangan bereaksi seperti biasanya. Jangan bereaksi sama sekali. Berhenti sejenak dan tarik nafas.

·  Tarik diri: Katakan pada diri Anda bahwa ini hanya kekhawatiran Anda, dan tidak perlu mengkhawatirkan hal yang belum mewujud. Ini hanyalah perasaan dan pikiran. Jangan percaya semua yang Anda rasakan. Perasaan bukanlah pernyataan atau fakta.

·  Lepaskan: Lepaskan pikiran dan perasaan. Semua akan berlalu. Anda tak perlu merespons setiap saat.

. Jelajahi: Jelajahi apa yang terjadi saat ini, karena sekarang, saat ini, semua baik-baik saja. Rasakan napas dan sensasi bernafas. Sadari tanah di bawah kaki Anda. Lihat sekeliling dan rasakan. Lalu alihkan perhatian Anda pada hal lain, pada apa yang harus Anda kerjakan dan bukan pada apa yang Anda khawatirkan. Lakukan hal yang perlu Anda lakukan dengan penuh kesadaran.

Menjaga kesehatan mental di tengah wabah corona adalah satu hal yang sangat penting, karena stress dapat menyebabkan turunnya tingkat kesehatan dan berbahaya karena kondisi yang tidak sehat dapat menyebabkan mudah tertular wabah tersebut. Mari kita jaga kesehatan kita, fisik dan mental ! (Early Febriana/Penyuluh sosial muda)

 

Sumber :

https://kesehatan.kontan.co.id/news/simak-tips-menjaga-kesehatan-mental-di-tengah-virus-corona

Penjelasan World Health Organization (WHO) 

https://www.bbc.com/indonesia/majalah-52001346


Bagikan :